Wednesday, October 6, 2021

3.2.a.7. Demonstrasi Kontekstual - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya


Refleksi

Modul 3.2. pemimpin dalam sumber daya menyadarkan diri akan jadi diri kita sebagai salah satu asset yang ada di sekolah. Selama ini, kita hanya menggali asset apa yang ada di lingkungan sekitar kita yang bisa kita gunakan untuk mengembangkan dan memajukan sekolah kita. Padahal kita sendiri adalah asset yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas sekolah kita. 

Secara factual kita hanya melihat segala sesuatu yang terjadi dan ada di sekitar kita dari sisi kekurangan dan masalahnya saja, tanpa melihat bahwa dari setiap kekurangan pasti ada kelebihan yang bisa kita manfaatkan. Dari setiap masalah selalu ada potensi yang bisa kita gunakan untuk meredam segala masalah yang ada. Sudah seyogyanya kita sebagai guru yang juga sebagai pemimpin bisa memberdayakan diri kita sendiri dan mengoptimalkan kekuatan/asset yang kita miliki untuk membangun dan menciptakan segala sesuatu yang positif.

Proses pengoptimalisasian dan pemberdayaan segala potensi/asett/modal yang kita miliki untuk membangun kondisi yang lebih ideal sering disebut dengan Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (PKBA). Pendekatan ini menjadikan individu, komunitas dan social sebagai bagian dari agen perubahan itu sendiri.

Suatu program dikembangkan dengan memfokuskan asset utama apa saja yang ada dan dimiliki suatu komunitas. PKBA sangat cocok diterapkan di sekolah karena Pendekatan ini lebih sederhana dan simple. Pendekatan ini lebih memfokuskan terhadap asset apa yang dapat diberdayakan tidak lagi melihat dan focus terhadap masalah apa yang ada dan telah terjadi. 

Setiap tantangan dan rintangan yang menghadang selalu dihadapi dengan kekuatan dan potensi yang dimiliki masing-masing komunitas/individu/sekolah. sehingga solusi yang didapat akan berlaku secara terus menerus dan berkelanjutan. Sekolah sebagai satu komunitas seyogyanya dapat menerapkan pendekatan ini dalam mencapai tujuan dan cita-cita yang sama.

Dalam menerapkan Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (PKBA) ada beberapa asset yang sering dioptimalkan diantaranya: modal manusia, modal sosial, modal fisik, modal lingkungan/alam, modal finansial, modal politik, dan modal agama dan budaya. Setelah melakukan pengidentifikasian, berikut adalah asset-aset yang dimiliki SDN Kaliwlingi 02 antara lain:

1. Modal manusia

a.    Guru

  •  Guru Profesional (S1 dan bersertifikasi pendidik)
  • Guru berprestasi tingkat nasional
  • Guru sebagai Instruktur/Trainer
  • Guru kreatif dan inovatif

b.    Tenaga Kependidikan (OPS dan Kebersihan)

c.    Murid (Heterogen dengan berbagai potensi baik akademik maupun non  akademik)

d.    Alumni yang mengabdi di SDN Kaliwlingi 02 Sebagai pendidik

e.    Orang tua dan Komite Yang selalu mendukung kebijakan sekolah dan PBM yang berpihak pada murid

Strategi : 

  1. Mengikuti kegiatan pengembangan diri
  2. Mengikuti perlombaan
  3. Terlibat aktif dalam kegiatan sebagai narasumber
  4. Aktif dalam berorganisasi
  5. Melibatkan murid aktif dalam kegiatan perlombaan
  6. Menjadikan orang tua dan komite sekolah sebagai donator
  7. Melibatkan alumni sebagai simpatisan dan sukarelawan

2. Modal Sosial

  • Tata tertib sekolah untuk menanamkan  kedispilinan
  • PGRI dan KKG
  • Komunitas keagamaan  (Madrasah Diniyah)

Masyarakat sekitar  lingkungan nelayan

Strategi :

Berpartisipasi dalam organisasi profesi sebagai forum untuk berbagi dan peningkatan kompetensi

Penerapan komitmen Bersama dalam menjaga tata tertib sekolah

3. Modal Fisik

  •  Musholla
  • Laboratorium Komputer (Baru 6 unit)
  • Ruang kelas yang menampung semua anak didik  Lapangan Upacara dan Olah Raga
  • Toilet murid, guru, tenaga kependidikan, kepala  sekolah yang terpisah
  • Sumber air / sumur
Strategi : Perawatan sarana dan prasarana sekolah

4. Modal Lingkungan/Alam

  • Udara Masih segar karena berada di  lingkungan pesisir
  • Taman sekolah
  • Halaman luas
  • Sekolah bersih
  • Perikanan

Strategi : Kegiatan kerja bakti sekolah, pengelolaan taman sekolah

5. Modal Finansial

  • Dana Bos
  • Koperasi sekolah, Guru dan siswa
  • Tabungan

Strategi : mengalokasikan anggaran sesuai peruntukan dalam RKAS, menumbuhkan koperasi sekolah

6. Modal Politik

  • Pemerintahan daerah yang proaktif dan responsive kepada sekolah
  • Rapat rutin yang diselenggaran setiap bulan sebagai wadah aspirasi dan  inspirasi setiap warga sekolah
  • Pemerintah pedesaan

Strategi : Sarana belajar, kunjungan, menjalin komunikasi baik dengan pedesaan

7. Modal Agama dan Budaya

  • Lembaga keagamaan (Majlis Taklim, Madrasah)
  • Tokoh agama
  • Perayaan Hari besar Agama
  • Budaya berbagi untuk menumbuhkan empati
  • Budaya 5S

Strategi : mengarahkan murid untuk berpartisipasi dengan kegiatan keagamaan, kegiatan sholat dhuha dan sholat dhuhur berjamaah, sedekah setiap hari jumat,

Salam Bahagia dan Mereka

Salam Guru Penggerak

 

0 comments:

Post a Comment